Ketahanan Energi RI Diakui Dunia, Golkar Bojonegoro Puji Kinerja Kabinet Merah Putih
Politik

Ketahanan Energi RI Diakui Dunia, Golkar Bojonegoro Puji Kinerja Kabinet Merah Putih

22 April 2026
25 views
2 menit baca

Kekuatan energi Indonesia bukanlah sebuah kebetulan

BOJONEGORO – Laporan terbaru dari lembaga keuangan internasional, JPMorgan Chase, menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat ketahanan energi tertinggi di dunia. Prestasi ini diraih di tengah terjangan tekanan geopolitik global dan krisis pasokan energi yang menghantam berbagai negara maju.

​Dalam laporan tersebut terungkap bahwa kekuatan energi Indonesia bukanlah sebuah kebetulan. Pemanfaatan sumber daya domestik yang melimpah, seperti batu bara dan gas alam, terbukti mampu menjadi penahan benturan (buffer) terhadap lonjakan harga minyak mentah dunia. Kondisi ini berbanding terbalik dengan negara maju seperti Singapura dan Jepang yang sangat bergantung pada impor energi.

​Keberhasilan Indonesia menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat juga dinilai berkat kebijakan subsidi yang tepat sasaran serta komitmen kewajiban pasar domestik (Domestic Market Obligation). Strategi ini menjadi bantalan krusial yang menjaga daya beli masyarakat saat pasar global bergejolak.

​Menanggapi laporan positif tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro sekaligus Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap arah kebijakan pemerintah pusat.

​Menurut figur yang akrab disapa Mas Pri ini, pengakuan internasional tersebut merupakan bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara visi kepemimpinan nasional dengan eksekusi kebijakan yang taktis di sektor ekonomi dan energi.

​"Lagi-lagi kami sebagai anak bangsa, sangat bersyukur mempunyai Presiden Prabowo Subianto dan sangat mengapresiasi kinerja Presiden Prabowo beserta seluruh jajaran Kabinet Merah Putih," ujar Ahmad Supriyanto saat dimintai keterangan, Rabu (22/4).

​Lebih lanjut, ia menyoroti peran vital para menteri di bidang terkait yang merupakan kader-kader terbaik bangsa.

​"Kami secara khusus mengapresiasi kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar, serta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Sinergi ini terbukti mampu menciptakan tameng yang kuat bagi kedaulatan energi kita," tambahnya.

​Meski saat ini Indonesia berada di posisi yang menguntungkan, laporan tersebut juga memberikan catatan kritis mengenai penurunan produksi minyak dalam negeri. Hal ini diprediksi bisa menjadi beban jangka panjang jika tidak segera diantisipasi dengan strategi hilirisasi dan eksplorasi yang lebih masif.

​Kombinasi antara kekayaan sumber daya alam, diversifikasi energi menuju energi baru terbarukan (EBT), serta kebijakan yang adaptif menjadi kunci utama agar Indonesia tetap memiliki "perisai" dalam menghadapi potensi guncangan energi dunia di masa depan.

Tags:

#Ketahanan Energi RI#Indonesia Maju#Energi Nasional#Kedaulatan Energi#Prestasi Indonesia#Kabinet Merah Putih#Prabowo Subianto#Bahlil Lahadalia#Airlangga Hartarto#Kinerja Pemerintah#Golkar Bojonegoro#Mas Pri Bojonegoro#DPRD Bojonegoro#Golkar Indonesia#Kabar Bojonegoro#JPMorgan Report#Ekonomi Indonesia#Hilirisasi Energi#Stabilitas Harga#Global Energy

Bagikan artikel ini:

Berita Terkait