
Satu Tahun Kepemimpinan Wahono-Nurul, Golkar Bojonegoro Tekankan Akselerasi Program Pro-Rakyat
Duet Wahono-Nurul telah berhasil menjaga stabilitas politik dan ritme pembangunan di Bumi Angling Dharma
BOJONEGORO – Menapaki satu tahun masa bakti pasangan Bupati H. Setyo Wahono dan Wakil Bupati Hj. Nurul Azizah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro secara resmi memberikan apresiasi sekaligus evaluasi strategis terhadap jalannya roda pemerintahan. Momentum satu tahun ini dinilai sebagai fase krusial dalam meletakkan fondasi visi "Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan."
Dalam rilis resminya, partai berlambang pohon beringin ini menegaskan bahwa duet Wahono-Nurul telah berhasil menjaga stabilitas politik dan ritme pembangunan di Bumi Angling Dharma. Sinergi antara latar belakang visioner Setyo Wahono dan kematangan birokrasi Nurul Azizah dianggap sebagai kunci efektivitas tata kelola daerah selama setahun terakhir.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menegaskan bahwa dukungan partainya didasarkan pada objektivitas kinerja di lapangan. Menurutnya, satu tahun pertama telah menunjukkan arah kebijakan yang mulai menyentuh persoalan fundamental masyarakat, mulai dari infrastruktur pedesaan hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
"Satu tahun kepemimpinan Pak Wahono dan Bu Nurul adalah pembuktian awal bahwa komitmen terhadap rakyat bukan sekadar janji kampanye. Kami di DPD Golkar melihat adanya kemauan politik yang kuat untuk melakukan transformasi birokrasi yang lebih melayani," ujar Ahmad Supriyanto.
Meski memberikan apresiasi, Supriyanto mengingatkan bahwa tantangan ke depan jauh lebih kompleks, terutama dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah fluktuasi global dan optimalisasi dana bagi hasil migas.
Golkar Bojonegoro memposisikan diri sebagai mitra strategis yang tetap mengedepankan fungsi kontrol. Supriyanto menekankan bahwa partainya akan terus memastikan setiap program pemerintah daerah memiliki dampak instan bagi kesejahteraan rumah tangga di Bojonegoro.
"Pesan kami tegas, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka statistik, melainkan dari senyum kebahagiaan warga. Golkar akan tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal APBD agar tepat sasaran. Fokus kita ke depan adalah bagaimana kemakmuran ini merata hingga ke pelosok, tanpa ada warga yang merasa ditinggalkan," tambahnya.
Memasuki tahun kedua, ekspektasi publik terhadap pasangan Wahono-Nurul diprediksi akan semakin tinggi. DPD Golkar berharap pemerintah daerah dapat melakukan akselerasi pada sektor pendidikan dan kesehatan, serta penguatan SDM lokal agar mampu bersaing di level nasional.
Dengan sokongan koalisi yang solid dan pengawasan legislatif yang konstruktif, satu tahun kepemimpinan ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk membawa Bojonegoro menjadi daerah yang tidak hanya kaya secara sumber daya, tetapi juga unggul dalam kualitas hidup warganya


