BBM Tidak Naik, Golkar Bojonegoro Apresiasi Presiden Prabowo dan Puji Eksekusi Taktis Menteri Bahlil
Sosial

BBM Tidak Naik, Golkar Bojonegoro Apresiasi Presiden Prabowo dan Puji Eksekusi Taktis Menteri Bahlil

1 April 2026
32 views
2 menit baca

​Kebijakan untuk mempertahankan harga BBM ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan

BOJONEGORO – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengumumkan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik jenis subsidi maupun non-subsidi, tidak mengalami perubahan atau tetap per 1 April 2026. Keputusan ini disambut positif sebagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah fluktuasi harga energi global.

​Menindaklanjuti keputusan tersebut, pihak otoritas terkait telah menginstruksikan kepada seluruh mitra SPBU untuk memastikan kelancaran operasional dan menjaga kondusivitas di lapangan. Para mitra diminta segera memasang pengumuman resmi di area yang mudah terlihat serta memberikan edukasi kepada operator agar mampu meredam potensi panic buying di masyarakat.

​Kebijakan untuk mempertahankan harga BBM ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, termasuk dari tingkat daerah. Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menyatakan bahwa langkah yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia merupakan bentuk keberpihakan nyata kepada rakyat kecil.

​"Golkar Bojonegoro sangat mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Di saat banyak negara lain terpaksa menaikkan harga energi karena tekanan global, di Indonesia harga justru dijaga agar tetap stabil dan tidak naik. Ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam meringankan beban rakyat," tegas Ahmad Supriyanto.

​Lebih lanjut, Ahmad Supriyanto menekankan bahwa kepastian harga ini memberikan dampak psikologis yang sangat besar, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, keputusan ini mencegah terjadinya efek domino yang biasanya dipicu oleh isu kenaikan harga BBM.

​"Langkah ini bukan sekadar soal angka di papan SPBU, tapi soal komitmen. Pak Bahlil menunjukkan kelasnya sebagai eksekutor kebijakan yang taktis. Kami di daerah melihat ini sebagai angin segar, ketika rakyat tidak perlu cemas akan efek domino kenaikan harga barang pokok akibat isu BBM, maka produktivitas ekonomi lokal akan tetap terjaga," pungkasnya.

Tags:

#BBM 1 April 2026#Harga BBM Tetap#Golkar Bojonegoro#Prabowo Subianto#Bahlil Lahadalia#Ekonomi Rakyat#Bojonegoro Update#Kementerian ESDM#Stabilitas Energi#Indonesia Maju#Ahmad Supriyanto#Kabar Bojonegoro#Berita Terbaru#Ekonomi Nasional#Komitmen Prabowo

Bagikan artikel ini:

Berita Terkait